Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2011

Hogsmeade Village


Hogsmeade adalah sebuah surga kecil bagi para murid kelas tiga ke atas untuk berbelanja, berkencan, atau bahkan sekedar meregangkan otot-otot kaki sambil mengemut permen yang bermacam-macam jenisnya. Untungnya, Hogsmeade terletak dekat sekali dengan Hogwarts (sebelah barat laut Hogwarts). Hanya dengan cara menjulurkan kaki keluar dari gerbang Hogwarts, mengikuti tanda panah, melewati Stasiun Hogsmeade dimana Hogwarts Express berada, dan melangkahi rel keretanya, Hogsmeade benar-benar akan langsung terlihat di depan mata. Tentu saja, perlu surat izin khusus dan umur yang cukup untuk berkunjung ke desa ini. Hubungi Profesor McGonagall untuk lebih jelasnya.


Sejarah Singkat 

Hogsmeade ditemukan oleh Hengist of Woodcroft—yang disiksa oleh para Muggle saat jaman pembantaian penyihir—beberapa ratus tahun yang lalu kurang lebih hampir sama dengan ditemukannya Hogwarts, waktu yang sungguh lama. Tentu tidak mengejutkan melihat bagaimana sekarang Hogsmeade berkembang menjadi desa yang penuh barang menggiurkan yang dapat membuat pengunjung merogoh kantungnya. Namun kapan tepatnya Hogsmeade berkembang menjadi tempat belanja seperti sekarang, tidak ada dokumen yang memaparkan dengan jelas sehingga sulit menerka dengan tepat bagaimana Hogsmeade berkembang.


Pada tahun 1973, terjadi kegemparan di Hogsmeade. Kelompok yang disebut Death Eaters tanpa diduga membuat kekacauan yang amat sangat. Kerusakan dimana-mana dan juga menimpa Toko Lelucon Zonko yang terletak di High Street. Tragedi tewasnya tiga murid Hogwarts menimbulkan kebijakan baru dari pihak Hogwarts : hanya murid kelas tiga ke atas yang diperbolehkan mengunjungi Hogsmeade dan disertai dengan surat izin oleh orang tua maupun wali. Trauma yang dialami oleh Hogwarts membuat kunjungan Hogsmeade dihentikan satu tahun ajaran, dan baru diadakan kembali tahun 1975 dengan kebijakan baru tersebut. 


TOKO-TOKO di HOGMAEDE

 1. The Three Broomstick 

 Begitu memasuki Hogsmeade, toko inilah yang paling mudah untuk ditemui. Madam Rosmerta memiliki resep-resep khusus yang membuat para pengunjung selalu kembali untuk memesan Butterbeer, Mead (minuman alkohol dari madu), bahkan sirop ceri, rum currant merah, dan Gillywater benar-benar menggoyang lidah. Harga pun terjangkau. Tempat minum paling nyaman dan paling bersih di Hogsmeade lengkap dengan Madam Rosmerta yang ramah dan cantik.


2. Honeydukes Sweetshop 

 Ambrosius Flume memiliki toko permen paling lengkap sedunia. Tokonya penuh rak hijau tua dengan stoples penuh permen mengejutkan. Potongan-potongan krim nogat, permen kelapa merah muda bening, toffe besar warna madu, beratus-ratus jenis cokelat, Siput Jelly, sampai Cuka Meletup yang dapat membuat lidah berlubang. Yang paling diminati adalah Kacang Segala Rasa Bertie Botts yang dituang di dalam tong besar di pojok depan toko. Tong lain berisi Kumbang Berdesing—permen yang dapat melayang dan tong Kerumunan Kecoak yang berantena.Di suatu ruangan terdapat permen-permen dengan special effect : Permen Karet Tiup Drooble (permen karet dengan gelembung biru yang sulit meletus), Benang Gigi Segar Rasa Mint, Merica Setan, Pepermin Kodok, Permen Pena Bulu yang dapat dipakai mengelabui guru alih-alih sedang mencatat pelajaran, Tikus Es, dan permen yang meledak. Di sudut toko paling jauh terdapat permen Rasa-Rasa Aneh. Tentu saja, harga terjangkau.

3. Zonko’s Joke Shop 

 Zonko memiliki banyak senjata ampuh bagi mereka yang gemar bersenang-senang dan menanggung resiko. Banyak barang-barang lelucon dan tipuan seperti Bom Kotoran, Permen Batuk, Sabun Telur Katak, Cangkir Teh Penggigit Hidung, Buku Soneta Penyihir, Telinga Terjulur, dan barang iseng lainnya. Kini Zonko sudah buka lagi sejak ditutup—terpaksa ditutup karena hancur berantakan oleh ulah Death Eaters—dengan barang-barang yang tetap dapat memenuhi imajinasi liar tukang lelucon.



4. Gladrags Wizardwear 

 Bersebelahan dengan Zonko’s Joke Shop. Seperti toko Madam Malkin namun bedanya, di toko ini menjual barang-barang yang tidak seelegan jubah-jubah buatan Madam Malkin. Bahkan disini bisa ditemukan kaus kaki butut yang nyaman. Cocok untuk kantung kering namun tetap menuntut kenyamanan dalam berpakaian, meski harus melupakan ’gaya’ untuk sementara.






5. Scrivenshaft’s Quill Shop 

 Terdapat di ujung pertigaan Hogsmeade, bersebelahan dengan Gladrags Wizardwear. Menjual pena-pena bulu yang paling hebat dan paling indah dengan warna yang bisa dipilih sendiri. Bulu buatannya paling bagus dengan harga yang pantas. Bulunya tidak menyebabkan alergi dan tidak menimbulkan bersin-bersin saking halusnya buatan Scrivenshaft.






6. Madam Puddifoot’s  

 Tempatnya para pasangan berkencan. Baik itu kencan pertama maupun kencan yang keberapa puluh kalinya. Madam Puddifoot’s adalah tempat minum teh kecil di ujung Hogsmeade (berbelok ke kiri dari Scrivenshaft’s) dan beruap. Segalanya didekorasi pita dan rimpel. Saat Valentine, dekorasi dipermanis dengan kerubi—malaikat kecil—keemasan yang suka menebarkan konfeti merah jambu di tiap meja pengunjung.





7. Dervish and Banges 

 Terdapat di seberang Scrivenshaft’s. Menjual dan menawarkan perbaikan barang-barang sihir dan gaib. Teropong Curiga Saku dapat ditemukan di toko ini. Mungkin malah HANYA di toko ini.






8. The Hog’s Head 

Tempat minum paling suram dan paling kumuh. Terletak pertigaan ke arah kanan, di ujung jalan Hogsmeade. Jarang dikunjungi. Pemiliknya bernama Aberforth, sama suramnya seperti toko miliknya. Toko ini pernah menjadi markas saat pemberontakan Goblin tahun 1612. Biasanya para murid Hogwarts menghindari toko ini karena pengunjungnya rata-rata penyihir bertampang seram, meski belum tentu mereka jahat aau bagaimana.


Selain kedelapan toko tersebut, ada beberapa tempat lagi yang dapat dan tidak dapat dikunjungi.
 



Selain kedelapan toko tersebut, ada beberapa tempat lagi yang dapat dan tidak dapat dikunjungi.

1. Stasiun Hogsmeade
Tempat yang paling dekat dengan Hogwarts. Tiap tahun kereta api uap merah Hogwarts Express mengantar dan menjemput para murid Hogwarts. Tersedia banyak kompartemen beserta trolley makanan yang berisi Bertie Botts, Permen Karet Drooble, Cokelat Kodok, Tongkat Likor, Bolu Kuali, dan Pastel Labu. 

2. Kantor Pos 
Memiliki 300 burung hantu yang siap mengirim pos maupun paket. Tiap burung hantu memiliki kode warna tersendiri tergantung berapa lama barang yang dapat diantarnya. Makin cepat makin mahal biayanya.

3. Shrieking Shack 
Disebut juga Gubuk Menjerit, yang konon katanya selalu menjerit pada malam-malam tertentu terutama saat bulan purnama. Entah ini hanya legenda atau apa. Tempat ini termasuk tempat yang agak jauh meski sebenarnya dapat langsung ditemukan setelah melewati Stasiun Hogsmeade dan berbelok ke arah kiri. Sebaiknya tidak perlu masuk ke dalamnya karena apa pun bisa terjadi.

PETA HOGSMEADE 


 

HARRY POTTER and the DEATHLY HALLOWS

Harry Potter dan Relikui Kematian (Inggris: Harry Potter and the Deathly Hallows) adalah buku ketujuh dan terakhir dari seri novel Harry Potter oleh J. K. Rowling.

berikut adalah review dari seri Harry Potter and the Deathly Hallows, CHECK IT OUT GUYS !

Meninggalkan rumah Dursley
Harry Potter memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.

Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley lalu dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku cerita anak-anak penyihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari Snitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: "Aku membuka pada penutup" (bahasa Inggris: "I open at the close"). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan semua Horcrux Lord Voldemort.

Pencarian Horcrux


Dalam resepsi pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry, Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang berinisial sama dengan "R.A.B." yakni orang yang mengambil Horcrux liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.[HP6] Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus Fletcher yang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.

Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.

Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah menjadi dimanterai Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..


Relikui Kematian


 
Simbol Relikui Kematian (the Deathly Halows)

Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat dari tato Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.

Beberapa pemburu harta karun menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Petter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya.[HP3] Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.

Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw.

Pertempuran Hogwarts



Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry.[HP2] Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat Mahkota itu di Kamar Kebutuhan. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Malfoy, Crabbe, dan Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri dan juga menghancurkan mahkota itu.

Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.[HP6] Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.

Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari orang tuanya, Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.

Harry memilih hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakai Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux terakhir. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dari hutan, dan para peri rumah Hogwarts ikut dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut, yang mulai berbalik kalah unggul dalam jumlah. Di dalam kastil, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco setelah mengalahkannya, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.

Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang patah, karena Harry merasa lebih nyaman menggunakan tongkat miliknya sendiri.

Epilog
 Sembilan belas tahun kemudian, Harry telah menikah dengan Ginny Weasley, dan mereka memiliki tiga anak bernama James Sirius, Albus Severus, dan Lily Luna. Ron dan Hermione juga menikah dan memiliki dua anak, Rose dan Hugo. Keluarga-keluarga itu bertemu di Stasiun King's Cross, di mana Albus akan memasuki tahun pertamanya bersekolah di Hogwarts. James, anak pertama mereka, sudah bersekolah di Hogwarts, sementara Lily baru akan masuk ke Hogwarts dua tahun kemudian.

Anak baptis Harry yang berumur sembilan belas tahun, Teddy Lupin, ditemukan berpapasan dengan Victoire Weasley (putri Bill dan Fleur) di salah satu kompartemen kereta. Teddy tampaknya sangat dekat dengan keluarga Potter, dengan perkataan Harry, "Ia sudah datang untuk makan malam bersama empat kali seminggu."

Harry juga melihat Draco Malfoy dan istrinya bersama putra mereka, Scorpius. Malfoy menganggukkan kepala singkat ke Harry, kemudian pergi.

Harry menenangkan Albus, yang khawatir akan masuk ke Slytherin. memberitahu bahwa Severus Snape, dari mana nama Severus diambil, adalah seorang Slytherin dan ia adalah orang yang paling berani yang pernah ditemuinya. Harry juga membocorkan bahwa Topi Seleksi akan mengikuti pilihan seseorang.

Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi dan berteman baik dengan Harry.

Buku ini diakhiri dengan pengungkapan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi selama sembilan belas tahun sejak Pangeran Kegelapan dikalahkan, dan semuanya berjalan dengan baik.

Sirius James Poter 

Albus Severus Potter

Lily Luna Potter 



Dalam sebuah wawancara dan online chat, Rowling memberikan informasi tambahan mengenai masa depan dari para tokoh utama yang tidak jadi dituliskannya di bagian epilog. Ia menyatakan:

  • Harry menjadi seorang Auror di Kementerian Sihir dan kemudian diangkat sebagai Kepala Departemennya. Ia tetap menyimpan motor Sirius yang sudah diperbaiki oleh Arthur Weasley, tapi ia sudah tidak lagi bisa berbicara Parseltongue setelah hancurnya bagian jiwa Voldemort yang ada di dalam dirinya.

  • Ginny Weasley bermain untuk tim Quidditch Inggris dan Irlandia, Holyhead Harpies selama beberapa waktu, dan kemudian menjadi jurnalis kepala untuk Quidditch di Daily Prophet.
    Ron bekerja selama beberapa saat bersama George di tokonya, Weasleys' Wizard Wheezes, dan belakangan menyusul Harry menjadi Auror.

  • Hermione menemui orang tuanya di Australia dan menarik Mantera Perubahan Memori yang dikenakannya kepada mereka. Ia pada mulanya bekerja di Kementrian Sihir pada Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib, secara besar-besaran memperbaiki kehidupan para peri-rumah dan makhluk sejenisnya. Ia belakangan pindah ke Departemen Pelaksanaan Hukum Sihir dan membantu menghapuskan hukum yang sangat pro-darah murni.

  • Rowling menjelaskan bahwa Albus Dumbledore adalah seorang yang berorientasi gay tetapi mengalami cinta tak berbalas dengan Gellert Grindelwald  

Rowling juga menceritakan tentang masa depan para tokoh lainnya:

  • George Weasley menjalankan toko leluconnya yang sangat berhasil, yang dibantu Ron pada awalnya. George menamai anak pertamanya Fred, mengikuti kembarannya yang telah tewas.

  • Luna Lovegood berpetualang ke berbagai tempat di dunia untuk mencari makhluk-makhluk yang aneh dan unik. Ia akhirnya menikah dengan Rolf, cucu dari seorang naturalis terkenal, Newt Scamander, penulis buku Hewan-hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan.Majalah sihir milik ayahnya, The Quibbler, telah kembali ke kondisi biasanya yang "memuat berita-berita aneh" dan dihargai untuk humornya yang tak disengaja.

  • Firenze diterima kembali ke kawanannya, yang akhirnya mengakui bahwa kecenderungannya yang pro-manusia bukanlah sesuatu yang memalukan tetapi terhormat.

  • Dolores Umbridge ditahan, diinterogasi, dan dipenjarakan atas kejahatan terhadap para penyihir kelahiran Muggle.

  • Cho Chang menikahi seorang Muggle.

  • Neville Longbottom akhirnya menikah dengan Hannah Abbott. 

Terjadi perubahan besar di dunia sihir secara luas: 

  • Kingsley Shacklebolt menjadi Menteri Sihir, dengan Percy Weasley yang bekerja di bawahnya sebagai pejabat tinggi. Salah satu reformasi yang dibuat oleh Shacklebolt, Azkaban tidak lagi mempergunakan Dementor sebagai penjaganya. Hasilnya, dunia menjadi "tempat yang lebih cerah".

  • Harry, Ron, dan Hermione juga telah mewarnai perubahan Kementerian menurut kemampuan mereka masing-masing.

  • Di Hogwarts, Asrama Slytherin menjadi lebih cerah dan tidak lagi menjadi kubu darah-murni sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya. Namun demikian, reputasi gelapnya tetap ada.

  • Kutukan Voldemort atas posisi Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam juga turut lenyap menyusul kematiannya, sehingga sekarang sudah ada guru Pertahanan yang permanen.

  • Lukisan Snape, yang sebentar saja menjabat Kepala Sekolah Hogwarts setelah kematian Dumbledore, tidak muncul di dinding kantor kepala sekolah karena ia meninggalkan posnya. Harry berusaha untuk melobi agar lukisan Snape ditambahkan di sana, dan mengungkapkan kepada semua orang akan kesetiaan Snape yang sesungguhnya. 













The Greatest Moment Of HARRY POTTER

50 Greatest Harry Potter Moments based on fans choice narrated by Robbie coltrane (rubeus hagrid) here: list 50 to 1!(source: snitchseeker) 


saat JK Rowling menggoreskan tinta penanya ke tissue di kereta api. Itu awal dari segalanya :)

  

 Gratest Harry Potter Moments: all in 1,090,739 words. 3363 pages. 199 chapters. 17 hours and 14 minutes. 8 movies. 7 books.



the 1st Greatest Harry Potter Moments is: Philosopher's Stone - Pandangan pertama melihat kastil Hogwarts School of Witchcraft&Wizardry ! XD 

the 2nd highest list of Greatest Harry Potter Moments is: Half-Blood Prince - Snape kills Dumbledore 

the 3rd highest on the list Greatest Harry Potter Moments: Deathly Hallows: Part 1 - Pengorbanan&Kematian Dobby si Peri Rumah merdeka 

Greatest Harry Potter Moments ke 4: Order of the Phoenix - Duel Dumbledore vs Voldemort di Kementrian ~v~ 



Greatest Harry Potter Moments ke 5: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Pertama kalinya Harry memasuki Diagon Alley "welcome to Diagon Alley!" 

Greatest Harry Potter Moments ke 6: Prisoner of Azkaban - Hermione menonjok muka Draco Malfoy ^.^

Greatest Harry Potter Moments ke 7: Order of the Phoenix - Fred and George's Fireworks'  .

Greatest Harry Potter Moments ke 8: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Perjalanan menuju Platform 9 3/4 

Greatest Harry Potter Moments ke 9: Philosopher's/Sorcerer's Stone - First Quidditch match (Pertandiingan Quidditch paling pertama) 

Greatest Harry Potter Moments ke 10: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Hagrid tells Harry he's a wizard, "I'm a-- what?" ;'D 

Greatest Harry Potter Moments ke 11: Goblet of Fire - Duel Harry vs Voldemort di pekuburan ayah Tom Riddle.

Greatest Harry Potter Moments ke 12: Order of the Phoenix-Kematian Sirius Black *I dropped lot of tears on this rather than dumbledore :') 

Greatest Harry Potter Moments ke 13: Prisoner of Azkaban - pertemuan pertama dgn Buckbeak di kelas Pemeliharaan Satwa Gaib :) 


Greatest Harry Potter Moments ke 14: Philosopher's/Sorcerer's Stone - upacara Seleksi Asrama oleh Topi seleksi dan hidangan pembuka :"D seluruh hidangan bikin mupeng*

Greatest Harry Potter Moments ke 15: Deathly Hallows: Part 1 - kemunculan Bathida Bagshot's di Godric's Hollow 

Greatest Harry Potter Moments ke 16: Goblet of Fire - Kedatangan para murid perempuan Beauxbatons (lol, ok Ithink that's for boys :P) 

Greatest Harry Potter Moments ke 17: Goblet of Fire - Voldemort is resurrected; Voldemort bangkit kembali *yeah thats awesomely scary too* 

Greatest Harry Potter Moments ke 18: Deathly Hallows: Part 1 - Ron menghancurkan kalung horcrux :) 

Greatest Harry Potter Moments ke 19: Chamber of Secrets - Harry & Ron berubah jadi Goyle & Crabbe setelah minum Polyjuice Potion 

Greatest Harry Potter Moments ke 20: Half-Blood Prince - Ron dibawah pengaruh Love potion (lol, disagree, but YES it's funny!^^) 

Greatest Harry Potter Moments ke 21: Prisoner of Azkaban - Harry mengeluarkan Patronus rusa jantannya di Hutan Terlarang 

Greatest Harry Potter Moments ke 22: Order of the Phoenix - Dementors menyerang Harry & Dudley di jalan terowongan di Little Whinging 

Greatest Harry Potter Moments ke 23: Goblet of Fire - The Second Task in the lake (tugas kedua di dalam danau hitam) 

Greatest Harry Potter Moments ke 24: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Kunjungan Harry ke Ollivander's Wand Shop (i wanna feel that too!)

Greatest Harry Potter Moments ke 25: Philosopher's/Sorcerer's Stone - The Chess Room and Match (Ruang & Pertandingan Catur sihir raksasa)

Greatest Harry Potter Moments ke 26: Deathly Hallows: Part 1 - The Tale of the Three Brothers (Kisah Tiga bersaudara master deathly hallows)

Greatest Harry Potter Moments ke 27: Deathly Hallows: Part 1 - The Seven Harrys ; Tujuh Harry potter! XD

Greatest Harry Potter Moments ke 28: Half-Blood Prince - Dumbledore meminum air dari baskom kristal yang menyimpan horcrux palsu *yep :'(

Greatest Harry Potter Moments ke 29: Half-Blood Prince - jembatan Millennium hancur (#Ithink g tlalu menarik^^quite shocking la scenenya :P*

Greatest Harry Potter Moments ke 30: Order of the Phoenix-Harry's detention with Umbridge *detensi Harry dgn si froggy pinky face hag =.=`

Greatest Harry Potter Moments ke 31: Goblet of Fire - Harry kembali membawa mayat Cedric Diggory. *yep quite sad especially in book :')

Greatest Harry Potter Moments ke 32: Philosopher's/Sorcerer's Stone - para burung hantu mengantarkan Hogwarts letter untuk Harry :"D

Greatest Harry Potter Moments ke 34: Goblet of Fire - Pesta Yule Ball, dan Hermione mulai tampak dewasa (cantik bgt dia disini^^)

Greatest Harry Potter Moments ke 35: Philosopher's/Sorcerer's Stone - bayi Harry ditinggalkan di rumah keluarga Dursleys di Privet Drive

Greatest Harry Potter Moments ke 36 Order of the Phoenix: Harry's first kiss sama Cho Chang d Kamar Kebutuhan (DISAGREE, HATE THIS ONE! u,u)

Greatest Harry Potter Moments ke 37: Prisoner of Azkaban-Remus Lupin turns into a werewolf; berubah jd manusia serigala!  

Greatest Harry Potter Moments ke 38: Chamber of Secrets - Cornish Pixies membuat kekacauan di kelas Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam

Greatest Harry Potter Moments ke 39: Deathly Hallows: Part 1 - Pertengkaran Ron dan Harry didalam tenda *wish Ron never said that :')*

Greatest Harry Potter Moments ke 40 ialah: Goblet of Fire - The Quidditch World Cup "PIALA DUNIA QUIDDITCH" wohoooo! XD

Greatest Harry Potter Moments ke 41: Prisoner of Azkaban - Sirius Black dan Harry terpikat berdua memandangi Hogwarts *i like this one :')

Greatest Harry Potter Moments ke 42 adalah: Prisoner of Azkaban - Bus Ksatria di Privet Drive (awesome bus, right?!)

Greatest Harry Potter Moments ke 43: Chamber of Secrets - Harry & Ron di dalam mobil terbang Ford Anglia

Greatest Harry Potter Moments ke 44: Prisoner of Azkaban-Dementor menyerang d Hogwarts Express (that's the scariest Dementor i've seen >.<)

Greatest Harry Potter Moments ke 45: Chamber of Secrets - Dobby melayangkan kue tar di Privet Drive (flick!*)

Greatest Harry Potter Moments ke 46: Deathly Hallows: Part 1 - Harry dan Hermione berdansa di dalam tenda [*yep, that's sweet! :")*]

Greatest Harry Potter Moments ke 47 adalah: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Cermin Tarsah (ketika Harry melihat kedua orang tuanya) :')

the 48th Greatest Harry Potter Moments is: Chamber of Secrets - Ron's Howler from his mother in the Great Hall (i love this one! XD)

Greatest Harry Potter Moments the 49th is: Order of the Phoenix - Welcome to the Ministry of Magic (Harry and Arthur Weasley)

Greatest Harry Potter Moments the 50th is: Philosopher's/Sorcerer's Stone - Harry, Ron, and Hermione first meet on the Hogwarts Express 














 

fakta 'HARRY POTTER' yang tak di ungkapkan di dalam novel

ada beberapa Fakta Tentang HARRY POTTER yang tidak di ungkapkan Bunda Rowling di bukunya..

check it out guys !



1. Setelah lulus,Hermione bekerja di kementrian sihir di departemen satwa gaib,setelah sukses mengangkat hak peri rumah ia pindah ke departemen penegakan hukum sihir. 

2. Ron dan Harry bekerja di kementrian sihir sebagai auror 

3. Marauders map tidak pernah diwariskan Harry kepada ketiga anaknya,namun diam-diam James masuk ke ruang kerja Harry dan mengambilnya.

4. Setelah kematian Fred,George selalu murung,dan nama Fred Weasley 2 diberikan pada salah satu anaknya untuk mengenang Fred

5. George menikah dengan Angelina Johnson,mantan kapten quidditch gryffindor.

6. Kingsley Shacklebolt menjadi menteri sihir menggantikan Pius Thicknese .

7. Draco Malfoy menikah dengan Astoria Greengrass yang sama-sama berasal dari asrama slytherin 

KEUNIKAN 'FAKTA 7' DALAM HARRY POTTER


1. Voldemort memiliki 7 Horcrux 


2. Ginny Weasly adalah anak ke-7 dari 7 bersaudara. 


3. Seragam Quidditch Harry bernomor 7. 


4. Anak2 penyihir bersekolah di Hogwarts selama 7 tahun. 


5. J.K Rowling mempersembahkan buku ke-7 untuk 7 orang. 


6. Harry dan Neville lahir pada bulan Juli, yaitu bulan ke-7. 

7.Tim Quidditch beranggotakan 7 orang.